Rabu, 22 Februari 2017

TRADISI NYEKAR (ziarah kubur) MASYARAKAT INDONESIA DALAM PANDANGAN ISLAM



TRADISI NYEKAR (ziarah kubur) MASYARAKAT INDONESIA DALAM PANDANGAN ISLAM
Ziarah kubur adalah salah satu tradisi umat Islam di Indonesia yang merupakan hal yang sudah menjadi tradisi terutama pada saat menjelang bulan ramadhan dan menjelang lebaran, orang-orang berbondong-bondong  pergi ke makam dari keluarga mereka yang sudah meninggal. Medoakan keluarga yang sudah meninggal supaya mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah SWT. Akan tetapi Ziarah kubur masih menjadi perdebatan bagi beberapa golongan, ada yang memperbolehkan ada juga yang menganggap itu musyrik, karena mereka menganggap ziarah kubur meminta pertolongan dari orang yang meninggal.
Kita lihat dari segi pandangan islam apakah memperbolehkan ziarah kubur atau tidak, pada semasa hidup Rasulullah SAW pernah melakukan ziarah kubur ke makam salah satu sahabat beliau dan mendoakan sahabat tersebut, tetapi Rasulullah tidak melarang terhadap umatnya untuk berziarah. Ziarah bukan meminta pertolongan ataupun rizki kepada orang yang sudah meninggal melainkan mendoakan orang yang sudah meninggal agar lapang kuburnya dan mendapat ridha dari Allah.
Pada awal perkembangan islam dulu ziarah kubur merupakan hal yang diharamkan, namun